Apa perbedaan antara apa yang dipercayakan Tuhan kepada orang pada Zaman Kasih Karunia dan yang dipercayakan Tuhan kepada orang pada Zaman Kerajaan?

Ayat Alkitab untuk Referensi:

"Bukan setiap orang yang memanggil-Ku, Tuhan, Tuhan, yang akan masuk ke dalam Kerajaan Surga; melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga" (Matius 7:21).

Firman Tuhan yang Relevan:

Begitu pula tahap pekerjaan Yesus. Dia membuka jalan yang baru. Pada waktu Dia datang, Dia mengabarkan Injil kerajaan surga, dan mengatakan bahwa manusia harus bertobat, dan mengaku. Setelah Yesus menyelesaikan pekerjaan-Nya, Petrus dan Paulus mulai melanjutkan pekerjaan Yesus. Setelah Yesus dipakukan ke kayu salib dan naik ke surga, mereka diutus Roh untuk menyebarkan jalan salib.

dari "Mengenai Sebutan dan Identitas" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Ketika di Zaman Kasih Karunia, Tuhan kembali ke surga tingkat ke tiga, pekerjaan penebusan Tuhan terhadap seluruh umat manusia sebenarnya telah bergerak menuju tahap akhirnya. Yang tersisa di bumi adalah salib yang Yesus bawa, kain kafan yang membungkus Yesus dan mahkota duri dan jubah ungu yang Yesus kenakan (itu semua adalah objek yang orang Yahudi gunakan untuk mengejek-Nya). Artinya, pekerjaan penyaliban Yesus telah menyebabkan huru-hara untuk sejangka waktu tertentu dan kemudian mereda. Sejak saat itu, murid-murid Yesus mulai meneruskan pekerjaan-Nya, menggembalakan, dan menyirani gereja-gereja di mana-mana. Isi pekerjaan mereka adalah ini: supaya semua orang bertobat, mengakui dosa-dosa mereka, dan dibaptis; para rasul menyebarkan kisah di balik penyaliban Yesus dan apa yang sebenarnya terjadi, semua orang tidak bisa tidak berlutut di hadapan Yesus untuk mengakui dosa-dosa mereka, dan para rasul juga menyebarkan firman yang Yesus ucapkan dan hukum dan perintah yang Dia tetapkan ke mana-mana. Sejak saat itu, dimulailah pembangunan gereja di Zaman Kasih Karunia.

dari "Pekerjaan dan Jalan Masuk (6)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Semua yang merupakan umat Tuhan harus memiliki hidup, mereka harus menerima pelatihan dari kerajaan, dan mengejar perubahan dalam watak hidupnya. Inilah yang dituntut Tuhan dari umat kerajaan.

Tuntutan Tuhan bagi umat kerajaan meliputi:

1. Mereka harus menerima amanat Tuhan, yang artinya, mereka harus menerima semua perkataan yang diucapkan dalam pekerjaan Tuhan pada akhir zaman.

2. Mereka harus masuk ke dalam pelatihan dari kerajaan.

3. Mereka harus berusaha keras agar hati mereka dijamah oleh Tuhan. Ketika hatimu berpaling sepenuhnya kepada Tuhan dan engkau memiliki kehidupan spiritual yang normal, engkau akan hidup dalam alam kebebasan. Artinya, engkau akan hidup di bawah pemeliharaan dan perlindungan kasih Tuhan. Hanya ketika engkau hidup di bawah pemeliharaan dan perlindungan Tuhan, engkau akan menjadi milik Tuhan.

4. Mereka harus dimenangkan oleh Tuhan.

5. Mereka harus menjadi perwujudan dari kemuliaan Tuhan di muka bumi.

Kelima butir tuntutan tersebut merupakan amanat-Ku bagimu. Perkataan-Ku disampaikan kepada umat Tuhan, dan jika engkau tidak mau menerima amanat di atas, Aku tidak akan memaksamu—tetapi jika engkau benar-benar menerimanya, engkau akan dapat melaksanakan kehendak Tuhan. Sekarang ini, engkau mulai menerima amanat Tuhan, berusaha keras untuk menjadi umat kerajaan, dan memenuhi standar yang diperlukan untuk menjadi umat kerajaan. Inilah langkah pertama untuk masuk. Jika engkau ingin melaksanakan kehendak Tuhan sepenuhnya, kelima amanat itu harus kauterima, dan jika lima-limanya dapat kaujalankan, engkau akan berkenan di hati Tuhan, dan tentu saja, sangat bermanfaat bagi Tuhan.

Bahwa engkau sanggup menerima penghakiman, hajaran, pukulan, dan pemurnian dari firman Tuhan, dan terlebih dari itu, sanggup menerima amanat Tuhan, telah ditentukan oleh Tuhan dari sejak semula, dan dengan demikian engkau tidak boleh terlalu sedih ketika dihajar. Tidak seorang pun dapat mengambil pekerjaan yang telah dilakukan di dalam dirimu, termasuk pelbagai berkat yang telah dianugerahkan di dalam dirimu, dan tidak ada yang dapat mengambil segala sesuatu yang telah diberikan kepadamu. Orang beragama tidak sebanding denganmu. Engkau bukan ahli Alkitab dan tidak dilengkapi dengan teori agama, tetapi karena Tuhan telah bekerja di dalam dirimu, engkau telah memperoleh lebih dari siapa pun dari zaman ke zaman—dan ini adalah berkatmu yang paling besar. Karena itu, engkau harus lebih berdedikasi kepada Tuhan, bahkan harus lebih setia lagi kepada-Nya. Karena Tuhan meninggikan engkau, engkau harus meningkatkan upayamu dan harus mempersiapkan tingkat pertumbuhanmu untuk menerima amanat dari Tuhan. Engkau harus berdiri teguh di tempat yang telah diberikan Tuhan kepadamu dan berusaha keras untuk menjadi salah seorang dari umat Tuhan, menerima pelatihan dari kerajaan dan dimenangkan oleh Tuhan, dan pada akhirnya, menjadi kesaksian yang mulia bagi Tuhan. Dari sekian banyak tekad-tekad ini, berapa banyak yang engkau miliki? Jika engkau memiliki tekad seperti itu, pada akhirnya engkau yakin akan dimenangkan oleh Tuhan dan akan menjadi kesaksian yang mulia bagi Tuhan. Engkau harus memahami bahwa amanat yang utama adalah dimenangkan oleh Tuhan dan menjadi kesaksian yang mulia bagi Tuhan. Ini adalah kehendak Tuhan.

dari "Kenali Pekerjaan Tuhan yang Terbaru dan Ikuti Jejak-Nya" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Apa yang telah engkau alami dan saksikan melebihi yang telah dialami dan disaksikan para orang kudus dan nabi-nabi terdahulu, tetapi apakah engkau mampu menyampaikan kesaksian yang lebih hebat daripada kata-kata para orang kudus dan nabi-nabi terdahulu itu? Yang Kukaruniakan kepadamu melebihi karunia Musa dan lebih besar daripada karunia Daud, sehingga Aku pun meminta agar kesaksianmu melebihi kesaksian Musa dan kata-katamu lebih hebat dari perkataan Daud. Aku memberimu seratus kali lipat, sehingga Aku pun memintamu mengembalikannya kepada-Ku sebanyak itu. Ketahuilah bahwa Aku-lah yang mengaruniakan kehidupan kepada umat manusia, dan engkaulah yang menerima kehidupan dari-Ku dan harus bersaksi bagi-Ku. Inilah tugasmu, yang Kuturunkan kepadamu dan yang harus engkau lakukan bagi-Ku. Aku telah mengaruniakan seluruh kemuliaan-Ku kepadamu, dan mengaruniakan kepadamu kehidupan yang tidak pernah diterima oleh umat pilihan, yaitu umat Israel. Sudah sepatutnya engkau bersaksi bagi-Ku dan mengabdikan masa mudamu bagi-Ku serta menyerahkan hidupmu. Siapa pun yang menerima kemuliaan dari-Ku harus bersaksi bagi-Ku dan menyerahkan hidupnya untuk-Ku. Ini telah ditentukan sejak dahulu. Engkau sungguh beruntung karena Aku mengaruniakan kemuliaan-Ku kepadamu, dan tugasmu adalah bersaksi tentang kemuliaan-Ku. Jika engkau percaya kepada-Ku hanya untuk mendapatkan kekayaan, maka pekerjaan-Ku tidak akan memiliki banyak makna, dan engkau tidak akan menunaikan kewajibanmu. Orang Israel hanya melihat belas kasihan-Ku, kasih dan kebesaran-Ku, dan bangsa Yahudi hanya menyaksikan kesabaran-Ku dan penebusan-Ku. Mereka hanya melihat sedikit saja pekerjaan Roh-Ku. Mungkin karena itulah, tingkat pemahaman mereka hanya sepersepuluh ribu dari yang telah engkau dengar dan saksikan. Apa yang telah engkau lihat bahkan melebihi yang telah dilihat para imam kepala di antara mereka. Sekarang ini, kebenaran yang engkau pahami melebihi pemahaman mereka. Apa yang engkau lihat sekarang ini melebihi yang telah dilihat pada Zaman Hukum Taurat, juga di Zaman Kasih Karunia, dan yang engkau alami bahkan melebihi pengalaman Musa dan Elia. Sebab, apa yang dipahami orang Israel hanyalah hukum Yahweh dan apa yang mereka lihat hanyalah penampakan bagian belakang Yahweh. Apa yang dipahami bangsa Yahudi hanyalah penebusan Yesus, yang mereka terima hanyalah kasih karunia yang diberikan oleh Yesus, dan yang mereka lihat hanyalah gambaran Yesus di antara kaum Yahudi. Apa yang engkau lihat sekarang ini adalah kemuliaan Yahweh, penebusan Yesus, dan semua perbuatan-Ku sekarang ini. Engkau juga telah mendengar perkataan Roh-Ku, memahami hikmat-Ku, mengenal mukjizat-Ku, dan belajar mengenai watak-Ku. Aku juga telah memberi tahu engkau semua mengenai seluruh rencana pengelolaan-Ku. Apa yang engkau lihat bukan semata Tuhan yang penuh kasih dan berbelas kasihan, tetapi Pribadi yang dipenuhi oleh kebenaran. Engkau telah melihat pekerjaan-Ku yang ajaib dan mengetahui bahwa Aku dipenuhi dengan murka yang menyala-nyala dan keagungan. Bahkan, engkau juga mengetahui bahwa sekali waktu Aku pernah menumpahkan murka-Ku kepada kaum Israel, dan sekarang ini, murka-Ku telah datang kepadamu. Engkau telah memahami lebih banyak misteri-Ku di surga daripada Yesaya ataupun Yohanes. Engkau lebih mengetahui keelokan dan keagungan-Ku daripada semua orang kudus di generasi sebelumnya. Apa yang telah engkau terima bukanlah sekadar kebenaran-Ku, jalan-Ku, hidup-Ku, melainkan juga visi dan wahyu yang lebih hebat daripada visi dan wahyu Yohanes. Engkau telah memahami jauh lebih banyak misteri dan juga telah melihat wajah asli-Ku. Engkau telah menerima lebih banyak penghakiman-Ku dan mengetahui lebih jauh mengenai watak kebenaran-Ku. Jadi, meskipun engkau dilahirkan di akhir zaman, pemahamanmu setara dengan orang yang lahir sebelumnya dan di masa yang lampau. Engkau juga telah mengalami apa yang terjadi sekarang ini dan yang telah dituntaskan oleh tangan-Ku. Apa yang Kuminta darimu tidaklah berlebihan, sebab Aku telah memberimu terlalu banyak dan telah banyak yang engkau lihat daripada-Ku. Oleh karena itu, Aku memintamu untuk menjadi saksi-Ku sebagaimana yang telah dilakukan oleh orang-orang kudus sebelumnya, dan inilah satu-satunya keinginan hati-Ku.

dari "Apa yang Kauketahui tentang Iman?" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Fungsi penghakiman-Ku agar manusia bisa menaati-Ku dengan lebih baik, dan fungsi hajaran-Ku supaya manusia dapat diubahkan secara lebih efektif. Meski yang Kulakukan ini demi pengelolaan-Ku, Aku belum pernah melakukan apa pun yang tidak mengandung manfaat bagi manusia. Hal ini karena Aku ingin membuat semua bangsa di luar Israel menjadi sama taatnya dengan orang Israel, dan menjadikan mereka manusia sejati, sehingga Aku akan memiliki tempat berpijak di negeri-negeri di luar Israel. Inilah pengelolaan-Ku. Inilah pekerjaan yang sedang Kurampungkan di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi. Bahkan kini, banyak orang masih belum memahami pengelolaan-Ku, sebab mereka tidak menaruh minat pada hal-hal ini, melainkan hanya memedulikan masa depan dan tempat tujuan mereka saja. Apa pun yang Kukatakan, orang tetap saja tak acuh terhadap pekerjaan yang Kulakukan, malahan hanya memusatkan perhatian pada tempat tujuan mereka di masa depan. Jika keadaan terus berlangsung seperti ini, bagaimana pekerjaan-Ku dapat diperluas? Bagaimana Injil-Ku dapat disebarkan ke seluruh dunia? Ketahuilah, bahwa saat pekerjaan-Ku meluas, Aku akan mencerai-beraikanmu, dan Aku akan memukulmu, sama seperti Yahweh memukul setiap suku Israel. Semua ini akan dilakukan untuk menyebarkan Injil-Ku ke seluruh dunia, dan untuk menyebarkan pekerjaan-Ku hingga ke bangsa-bangsa bukan Yahudi, sehingga nama-Ku akan disanjung baik oleh orang dewasa maupun kanak-kanak, dan nama-Ku yang kudus ditinggikan oleh mulut orang-orang dari semua suku dan bangsa. Di akhir zaman ini, Aku akan menjadikan nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, membuat perbuatan-Ku terlihat oleh orang-orang bukan Yahudi, sehingga mereka dapat memanggil-Ku Yang Mahakuasa karena perbuatan-perbuatan-Ku, dan berbuat sedemikian rupa sehingga kata-kata-Ku segera tergenapi. Aku akan membuat semua orang tahu bahwa Aku bukan hanya Tuhan orang Israel, tetapi juga Tuhan semua bangsa bukan Yahudi, bahkan mereka yang sudah Kukutuk. Aku akan membiarkan semua orang melihat bahwa Akulah Tuhan atas seluruh ciptaan. Inilah pekerjaan terbesar-Ku, tujuan rencana pekerjaan-Ku di akhir zaman, dan satu-satunya pekerjaan yang harus digenapi di akhir zaman.

dari "Pekerjaan Menyebarkan Injil Juga Merupakan Pekerjaan Menyelamatkan Manusia" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Dapatkah engkau mengungkapkan watak Tuhan di masa kini dengan kata-kata yang sesuai dengan zaman sekarang? Melalui pengalamanmu dalam pekerjaan Tuhan, dapatkah engkau menjelaskan secara rinci tentang watak Tuhan? Bagaimana engkau menggambarkannya secara tepat dan pantas? Jadi melalui hal ini, orang lain dapat belajar dari pengalamanmu. Bagaimana engkau akan menyampaikan pandangan dan pengalamanmu kepada para penganut agama yang taat, malang dan layak dikasihani yang lapar dan haus akan kebenaran dan sedang menantikan engkau untuk menggembalakan mereka? Karakter macam apa sajakah yang sedang menantimu untuk menggembalakan mereka? Dapatkan engkau membayangkannya? Sadarkah engkau akan beban yang engkau pikul, akan tugas dan juga tanggung jawabmu? Di manakah indera misi historis engkau selama ini? Bagaimana engkau akan melayani sebagai tuan yang baik bagi masa yang akan datang? Apakah engkau memiliki rasa menguasai yang kuat? Bagaimana engkau akan menjelaskan tentang tuan atas segala sesuatu? Benarkah itu berarti tuan atas semua makhluk hidup dan segala yang ada di dunia? Rencana apa yang engkau miliki untuk langkah kerja selanjutnya? Berapa banyak orang yang menantikanmu untuk menjadi gembala mereka? Apakah tugasmu berat? Mereka miskin, patut dikasihani, buta, dan kebingungan, meratap dalam kegelapan, "Di manakah jalan itu?" Betapa mereka merindukan terang, seperti bintang jatuh, yang tiba-tiba turun dan melenyapkan kekuatan kegelapan yang telah menindas manusia bertahun-tahun lamanya. Siapakah yang memahami betapa resahnya mereka berharap, dan betapa mereka mendambakannya siang dan malam? Orang-orang yang sangat menderita ini tetap terkurung di penjara bawah tanah yang gelap, tanpa harapan kebebasan, bahkan pada siang hari saat ada sinar cahaya. Kapankah mereka akan berhenti menangis? Jiwa-jiwa rapuh ini yang tidak pernah mendapat istirahat sungguh-sungguh menderita ketidakberuntungan. Sudah lama mereka terjerat tali kekejaman dan sejarah yang membeku di tempat. Siapakah yang pernah mendengar suara ratapan mereka? Siapa yang pernah melihat wajah sengsara mereka? Pernahkah engkau berpikir betapa sedih dan cemasnya hati Tuhan? Bagaimana mungkin Dia sanggup menyaksikan manusia lugu yang telah Ia ciptakan dengan tangan-Nya sendiri menanggung derita seperti itu? Bagaimanapun juga, manusia adalah mahkluk malang yang telah teracuni. Walaupun mereka tetap bertahan hingga kini, siapa pernah mengira bahwa mereka sudah lama diracuni oleh si jahat? Lupakah engkau bahwa engkau pun salah satu korbannya? Demi kasihmu kepada Tuhan, apakah engkau tidak mau berjuang untuk menyelamatkan mereka yang telah bertahan? Tidakkah engkau mau bersedia melakukan segala upaya untuk membalas kebaikan Tuhan yang mengasihi umat manusia seperti darah dan daging-Nya sendiri? Bagaimana engkau menafsirkan tentang dipakai oleh Tuhan untuk menjalani hidup yang luar biasa? Apakah engkau sungguh sungguh memiliki ketetapan hati dan keyakinan untuk menjalani kehidupan yang penuh arti sebagai orang saleh yang melayani Tuhan?

dari "Bagaimana Seharusnya Mengelola Misimu yang akan Datang?" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

media terkait