Menerobos Kebohongan Demi Menuju Tuhan (Bagian 2)

Saudara Kemu, Korea Selatan

Kemudian saudara-saudari memutarkan video untukku, Kebenaran Yang Terungkap Di Balik Kasus Zhaoyuan Shandong. Video itu mengungkap beberapa aspek utama yang mencurigakan dari kasus itu kemudian membedahnya lapis demi lapis. Video itu membuka kebohongan PKT dan mengungkapkan fakta. Aku melihat terdakwa, Zhang Lidong dan Zhang Fan, dengan jelas berkata di pengadilan, "Aku tak pernah berhubungan dengan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Negara berurusan dengan Tuhan Yang Mahakuasa Zhao Weishan, bukan Tuhan Yang Mahakuasa yang kita yakini." Mereka menyangkal dengan mulut mereka sendiri bahwa mereka anggota Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, dan mengatakan bahwa mereka sama sekali tak berhubungan dengan Gereja itu. Namun PKT mengabaikan kesaksian para tersangka dan melawan fakta, memutarbalikkan kebenaran, bersikeras bahwa kejahatan itu dilakukan oleh orang-orang di Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Bukankah itu kebohongan besar untuk mencemarkan nama baik Gereja Tuhan Yang Mahakuasa?

Kemudian seorang saudari mempersekutukan ini kepadaku: "Selama ini PKT memang terkenal akan kekejamannya dan mereka memiliki reputasi buruk di dalam maupun luar negeri. Di seluruh dunia, makin banyak orang yang bisa melihatnya dan hampir tak ada yang percaya mereka lagi." Dia menambahkan, "Kita semua tahu Tiongkok diatur secara diktator oleh Partai Komunis. Tidak ada otonomi yudisial atau kebebasan pers. Media dan pengadilan Tiongkok sepenuhnya dikendalikan oleh pemerintah PKT dan hanya menjadi moncong dan alat untuk kediktatorannya. Fakta ini sudah diketahui luas. Tiga hari setelah insiden Zhaoyuan, tanpa ada sidang pengadilan ataupun putusan, PKT menggunakan TV dan media online untuk mengeluarkan kecaman publik. Pada pertengahan Juni, mereka meluncurkan 'Perang Seratus Hari', secara terbuka memobilisasi polisi bersenjata untuk menindas dan menyerang Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Mereka melakukan pencarian luas ke seluruh negeri yang menyasar Gereja dan menahan orang-orang Kristen. Jelas bahwa Kasus Zhaoyuan 28 Mei di Shandong adalah kasus palsu yang dibuat PKT untuk menindas keyakinan beragama dan memusnahkan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa."

Mendengar ini, aku berpikir: "PKT begitu penuh kebencian. Mereka memutarbalikkan kebenaran, mendistorsi kenyataan dan menjebak Gereja Tuhan Yang Mahakuasa agar orang-orang yang tidak tahu kebenarannya, termakan oleh kebohongannya dan salah paham tentang Gereja. Aku pun sempat termakan oleh kebohongan PKT. Tetapi sesuatu yang masih tidak aku mengerti adalah kenapa PKT begitu gila-gilaan menindas Gereja dan bersusah payah menghubungkan kasus pembunuhan itu pada Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, dan menahan para anggotanya. Apa yang sebenarnya terjadi?" Karena itu, aku bagikan kebingunganku.

Karena itu, aku bagikan kebingunganku dan seorang saudari menjawab, "PKT menindas Gereja Tuhan Yang Mahakuasa secara gila-gilaan dan mengarang kasus pembunuhan palsu karena mereka adalah partai atheis. Pendirinya, Karl Marx adalah penganut Iblis dan PKT ingin memusnahkan semua keyakinan beragama agar semua orang percaya dan tunduk padanya, memperlakukannya sebagai penyelamat. Marx adalah Iblis nyata yang menentang Tuhan." Dia juga bilang, "Sejak PKT berkuasa, mereka secara terbuka menyangkal, mengutuk dan menghujat Tuhan dan menyebut Kekristenan sebagai ajaran sesat. Mereka menyita dan menghancurkan Alkitab, menyebutnya sebagai literatur sesat dan menyebut kelompok agama sebagai aliran sesat sehingga bisa ditindas. Kini, pada akhir zaman, Tuhan Yang Mahakuasa telah muncul dan bekerja di Tiongkok mengungkapkan banyak kebenaran dalam Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia. Buku ini telah mengguncang semua agama dan denominasi. Banyak orang percaya sejati yang cinta kebenaran telah membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa dan telah melihat bahwa itu semua kebenaran dan suara Tuhan, dan bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan Yesus yang datang kembali. Satu per satu mereka menerima Tuhan Yang Mahakuasa dan datang ke hadapan takhta Tuhan." "Hanya dalam 20 tahun, jutaan orang di dataran Tiongkok telah menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman. Melihat makin banyak orang yang yakin kepada Tuhan Yang Mahakuasa sementara tak ada yang percaya dan mengikuti PKT lagi telah membuat PKT murka. Dengan sembrono mereka mengutuk pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman dan membuat kebohongan untuk menjebak Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Mereka mengeluarkan banyak dokumen rahasia dan memobilisasi polisi bersenjata. Mereka bertekad menahan dan menindas orang Kristen Gereja itu di seluruh Tiongkok dalam upaya sia-sia untuk menghentikan Injil Tuhan di akhir zaman. Mereka mencoba merusak pekerjaan Tuhan dan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Ini dengan jelas menyingkap natur Iblis jahat PKT yang membenci kebenaran dan Tuhan." "Seperti yang dikatakan dalam firman Tuhan Yang Mahakuasa, 'Dari atas sampai ke bawah dan dari awal sampai akhir, Iblis telah mengganggu pekerjaan Tuhan dan bertindak dalam penentangan terhadap-Nya. … Iblis ingin, dalam satu gebrakan, melenyapkan segala sesuatu tentang Tuhan, dan sekali lagi mencemari dan membunuh-Nya; itu dimaksudkan untuk menghancurkan dan mengganggu pekerjaan-Nya. Bagaimana mungkin dia membiarkan Tuhan menyamai statusnya? Bagaimana mungkin dia membiarkan Tuhan 'ikut campur' dalam pekerjaannya di antara manusia di bumi? Bagaimana mungkin dia membiarkan Tuhan membuka topengnya dan memperlihatkan wajahnya yang mengerikan? Bagaimana mungkin dia membiarkan Tuhan mengacaukan pekerjaannya? Bagaimana mungkin si setan ini, yang penuh dengan kemarahan, membiarkan Tuhan memegang kendali atas pengadilan kerajaannya di bumi? Bagaimana mungkin dia dengan rela tunduk pada kekuatan-Nya yang lebih unggul? Wajah aslinya yang mengerikan sudah tersingkap apa adanya, sehingga manusia tidak tahu apakah harus tertawa atau menangis, dan itu benar-benar sulit untuk dibicarakan. Bukankah itulah esensi si setan?' ("Pekerjaan dan Jalan Masuk (7)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia").

Saudari itu kemudian memutarkan film untukku, Kebohongan Komunisme. Ada bagian firman Tuhan di dalamnya yang sangat menyentuhku. Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Kita percaya bahwa tidak ada negara atau kuasa apa pun yang dapat menghalangi tujuan yang ingin dicapai Tuhan. Orang-orang yang menghalangi pekerjaan Tuhan, menentang firman Tuhan dan mengganggu serta menghalangi rencana Tuhan pada akhirnya akan dihukum oleh-Nya. Orang yang menentang pekerjaan Tuhan pasti akan dikirim ke neraka; setiap negara yang menentang pekerjaan Tuhan akan dimusnahkan; setiap bangsa yang bangkit untuk menentang pekerjaan Tuhan akan dihapuskan dari bumi ini, dan akan lenyap" ("Tuhan Mengendalikan Nasib Seluruh Umat Manusia" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"). Aku bisa merasakan otoritas dan kemegahan Tuhan dari firman-Nya ini. Tak ada manusia yang bisa menghalangi pekerjaan Tuhan. Meski PKT berusaha keras mendiskreditkan dan mengutuk Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, menangkap dan menganiaya orang Kristen dari Gereja itu secara liar, mereka tetap bertahan mengikuti Tuhan dan menyebarkan Injil-Nya. Mereka membuat lebih banyak film Injil, pertunjukan paduan suara dan video tari, dan makin banyak orang percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Apa pun yang berasal dari manusia tak mungkin berkembang secepat itu di bawah penganiayaan sekeras itu. Aku tahu ini pasti dari Tuhan dan merupakan jalan yang benar, dan layak untuk diselidiki. Memahami semua ini telah menuntaskan keraguan dan kesalahpahamanku tentang Gereja Tuhan Yang Mahakuasa dan aku merasa seolah beban berat telah diangkat dari dalam hatiku.

Aku melihat kepada istriku dan berkata, "Kau benar telah percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Sebelumnya aku tak paham dan kurang pengertian dan secara membabi buta percaya pada kebohongan PKT dan menghalangimu. Aku salah." Air mata membasahi matanya dan dia berkata dengan penuh emosi, "Ini semua berkat Tuhan kau bisa melihat kebohongan PKT dan keluar dari kabut kebingungan. Inilah bimbingan dan tuntunan Tuhan!"

Setelah itu, sesekali aku menonton video yang dibuat Gereja Tuhan Yang Mahakuasa bersama istriku, dan mendengarkan ceritanya tentang keyakinannya. Kemudian, aku sakit parah dan saudara-saudari dari Gereja datang menjenguk serta banyak membantu kami. Dalam masyarakat yang dingin dan acuh tak acuh, bantuan tulus dari saudara-saudari benar-benar membuatku merasa seperti kami satu keluarga yang bahagia. Setelah beberapa waktu mengenal mereka, aku melihat mereka adalah orang yang sangat baik yang mengandalkan firman Tuhan dalam interaksi mereka, tulus, jujur dan bermartabat dalam ucapan dan tindakan mereka. Mereka sangat berbeda dengan orang-orang yang bekerja denganku— hampir tak ada lagi orang seperti mereka di dunia ini. Aku merasa firman Tuhan Yang Mahakuasa benar-benar bisa mengubah manusia dan membimbing kami ke jalan yang benar. Gereja ini juga penuh dengan kasih yang membuat orang merasa hangat. Dengan senang hati aku menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman. Aku berpikir kembali ketika aku dibutakan oleh kebohongan PKT dan menghalangi keyakinan istriku, tetapi Tuhan tidak menyerah untuk menyelamatkanku. Melalui firman Tuhan yang dibagikan saudara-saudari kepadaku, Tuhan mengizinkanku melihat kebohongan PKT dan dengan jelas melihat kebenaran mengerikan di belakang mereka. Dia membawaku ke hadapan-Nya. Aku bersyukur atas keselamatan Tuhan untukku!

Ketika bencana melanda, bagaimana seharusnya kita orang Kristen menghadapinya? Anda diundang untuk bergabung dengan pertemuan online kami, di mana kita dapat menyelidiki bersama dan menemukan jalannya.
Hubungi kami via Whatsapp
Hubungi kami via Messenger

Media Terkait