Belum ada di sini. Tambahkan sekarang!

Firman Tuhan Harian: Menyingkapkan Kerusakan Manusia | Kutipan 337

Firman Tuhan Harian 0  2020-08-08

Aku sudah bekerja dan berbicara dengan cara ini di antara engkau, Aku telah menghabiskan banyak energi dan upaya, namun kapan engkau mau mendengarkan apa yang aku katakan secara lugas? Kapan engkau pernah bersujud di hadapan-Ku, Yang Mahakuasa? Mengapa engkau memperlakukan-Ku seperti ini? Mengapa setiap hal yang engkau katakan dan lakukan menyulut kemarahan-Ku? Mengapa hati mu sungguh keras? Pernahkah Aku memukul engkau? Mengapa engkau selalu senang membuat-Ku sedih dan cemas? Apakah engkau menunggu hari murka-Ku, Yahweh, menghampiri engkau? Apakah engkau menunggu Aku melepaskan kemarahan yang disulut oleh ketidaktaatan engkau? Apakah setiap hal yang Aku lakukan bukan untuk engkau? Namun, engkau selalu memperlakukan-Ku, Yahweh, seperti ini: mencuri kurban-Ku, membawa pulang persembahan di mezbah-Ku untuk diberikan kepada anak dan cucu di sarang serigala; orang berkelahi satu sama lain, saling menantang dengan tatapan marah serta pedang dan tombak, melemparkan firman-Ku, Yang Mahakuasa, ke dalam jamban sehingga menjadi kotor seperti tinja. Di manakah integritasmu? Kemanusiaanmu sudah menjadi seperti hewan buas! Hati mu sudah lama berubah menjadi batu. Apakah engkau tahu bahwa saat hari murka-Ku tiba akan menjadi hari ketika Aku menghakimi kejahatan yang engkau lakukan saat ini terhadap-Ku, Yang Mahakuasa? Engkau pikir dengan mengelabui-Ku dengan cara ini, dengan membuang firman-Ku ke kubangan lumpur dan tidak mendengarkannya—engkau pikir dengan bertindak seperti ini di belakang-Ku, engkau bisa luput dari tatapan murka-Ku? Apakah engkau tidak tahu bahwa engkau sudah terlihat oleh-Ku, Yahweh, saat engkau mencuri kurban-Ku dan menginginkan harta-Ku? Apakah engkau tidak tahu bahwa saat engkau mencuri kurban-Ku, itu dilakukan di depan mezbah tempat kurban dipersembahkan? Bagaimana bisa engkau meyakini diri engkau cukup cerdas untuk mengelabui-Ku dengan cara ini? Bagaimana bisa murka-Ku tidak ditumpahkan atas dosa kejimu? Bagaimana bisa amukan marah-Ku tidak ditujukan kepada perbuatan jahatmu? Kejahatan yang engkau lakukan hari ini tidak membuat engkau bisa lolos, namun mengakumulasi hajaran bagi hari esokmu; mendatangkan siksa-Ku, Yang Mahakuasa, terhadap engkau. Bagaimana bisa perbuatan jahat dan perkataan buruk mu luput dari hajaran-Ku? Bagaimana bisa doa mu sampai di telinga-Ku? Bagaimana bisa Aku membiarkan ketidakbenaranmu? Bagaimana bisa Aku membiarkan perbuatan jahat mu yang menentang-Ku? Bagaimana bisa Aku tidak memotong lidah mu yang beracun seperti lidah ular? Engkau tidak memanggil-Ku demi kebenaran mu, namun malah menimbun murka-Ku sebagai akibat dari ketidakbenaranmu. Bagaimana bisa Aku memaafkanmu? Di mata-Ku, Yang Mahakuasa, perkataan dan tindakan engkau menjijikkan. Mata-Ku, Yang Mahakuasa, memandang ketidakbenaran mu sebagai hajaran tiada berkesudahan. Bagaimana bisa hajaran dan penghakiman-Ku yang adil tidak menimpa engkau? Karena engkau melakukan ini kepada-Ku, dengan membuat-Ku sedih dan murka, bagaimana bisa aku membiarkan engkau luput dari cengkeraman-Ku dan lepas dari hari ketika Aku, Yahweh, menghajar dan mengutuk engkau? Apakah engkau tidak tahu bahwa semua perkataan dan ucapan buruk engkau sudah mencapai telinga-Ku? Apakah engkau tidak tahu bahwa ketidakbenaran mu telah menodai jubah kebenaran-Ku yang kudus? Apakah engkau tidak tahu bahwa pembangkanganmu telah menyulut kemarahan-Ku yang membara? Apakah engkau tidak tahu bahwa engkau sudah lama membuat-Ku memendam amarah, dan menguji kesabaran-Ku? Apakah engkau tidak tahu bahwa engkau sudah mengoyak daging-Ku? Aku sudah bertahan sampai kini, tetapi sekarang Aku akan melepaskan kemarahan-Ku dan tidak menoleransi engkau lagi. Apakah engkau tidak tahu bahwa perbuatan jahatmu telah sampai ke hadapan-Ku, dan bahwa tangisan-Ku sudah sampai ke telinga Bapa-Ku? Bagaimana mungkin Dia membiarkan engkau memperlakukan-Ku seperti ini? Bukankah pekerjaan yang Aku lakukan pada diri engkau demi kepentingan mu? Namun, siapakah di antara engkau yang lebih mengasihi pekerjaan-Ku, Yahweh? Mungkinkah Aku tidak setia pada kehendak Bapa-Ku karena Aku lemah, dan karena derita yang aku tanggung? Apakah engkau tidak memahami hati-Ku? Aku berbicara kepada engkau seperti yang dilakukan oleh Yahweh; bukankah Aku sudah memberikan segalanya untuk engkau? Meski Aku bersedia menanggung semua penderitaan ini demi pekerjaan Bapa-Ku, bagaimana bisa engkau dibebaskan dari siksaan yang Aku timpakan kepada engkau sebagai akibat dari penderitaan-Ku? Bukankah engkau sangat menikmati diri-Ku? Sekarang, Aku telah dikaruniakan kepada engkau oleh Bapa-Ku; apakah engkau tidak tahu bahwa engkau menikmati lebih dari sekadar kata-kata bijak-Ku? Apakah engkau tidak tahu bahwa hidup-Ku ditukar demi hidupmu dan hal yang engkau nikmati? Apakah engkau tidak tahu bahwa Bapa-Ku menggunakan hidup-Ku untuk melakukan peperangan melawan Iblis, dan bahwa Dia juga mengaruniakan hidup-Ku untuk engkau, sehingga engkau menerima kelimpahan, dan memungkinkan engkau menghindari banyak pencobaan? Apakah engkau tidak tahu bahwa hanya melalui pekerjaan-Ku engkau dibebaskan dari banyak pencobaan, dan dari banyak hajaran berapi? Apakah engkau tidak tahu bahwa hanya karena Aku Bapa-Ku mengizinkan engkau untuk bersenang-senang sampai sekarang? Bagaimana bisa hati mu tetap keras sekarang, seolah-olah sudah mati rasa? Bagaimana bisa kejahatan yang engkau lakukan hari ini luput dari hari murka yang akan datang setelah kepergian-Ku dari bumi? Bagaimana bisa Aku membiarkan mereka yang berhati sangat keras luput dari kemarahan Yahweh?

Dikutip dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Ketika bencana melanda, bagaimana seharusnya kita orang Kristen menghadapinya? Anda diundang untuk bergabung dengan pertemuan online kami, di mana kita dapat menyelidiki bersama dan menemukan jalannya.
Hubungi kami via Whatsapp
Hubungi kami via Messenger