Belum ada di sini. Tambahkan sekarang!

Lagu Rohani Kristen 2020 - Tidak Ada Perkataan atau Perbuatan Manusia yang Luput dari Pengawasan Tuhan

Lagu-lagu Pujian Gereja 630  2020-04-05

Lagu Rohani Kristen 2020 - Tidak Ada Perkataan atau Perbuatan Manusia yang Luput dari Pengawasan Tuhan


Imanmu sangat indah, kau bilang

kau ingin abdikan hidup buat Tuhan,

dan kau suka m'lakukan s'mua itu.

Tapi watakmu hampir tak b'rubah.

Kau ucapkan perkataan sombong,

tapi yang kau perbuat menyedihkan.

Seakan lidah dan bibirmu di surga,

tapi kakimu jauh di bumi.

Jadi perbuatan dan perkataanmu masih buruk.

Percayakah kau bisa masuk ke tanah kudus

karya dan firman Tuhan sendiri

tanpa Dia uji s'mua perbuatanmu?

Adakah orang yang dapat menipu kedua mata-Nya?

Perkataan, perbuatan rendahmu,

s'mua dilihat-Nya.


Saat ini reputasimu hancur,

k'lakuan dan kata-katamu rendahan.

Hidupmu hina, kemanusiaanmu parah.

Kau begitu picik pada orang lain,

meributkan berbagai hal kecil.

Kau bertengkar untuk status dan reputasi,

bahkan sampai rela masuk neraka,

dan melompat ke dalam danau api.

Dengan s'mua tingkahmu,

Tuhan berkata kau penuh dosa.

Percayakah kau bisa masuk ke tanah kudus

karya dan firman Tuhan sendiri

tanpa Dia uji s'mua perbuatanmu?

Adakah orang yang dapat menipu kedua mata-Nya?

Perkataan, perbuatan rendahmu,

s'mua dilihat-Nya.


Sikapmu terhadap karya Tuhan,

dinilai-Nya kau bukanlah orang benar.

Dan semua watakmu cukup menyatakan

kau jiwa yang kotor dan p'nuh aib.

Perbuatan, ekspresimu menunjukkan

kau telah minum banyak darah roh najis.

Saat masuk k'rajaan surga dibicarakan,

kau tidak tunjukkan p'rasaanmu.

Bisakah jalanmu bawa kau masuk k'rajaan-Nya?

Percayakah kau bisa masuk ke tanah kudus

karya dan firman Tuhan sendiri

tanpa Dia uji s'mua perbuatanmu?

Adakah orang yang dapat menipu kedua mata-Nya?

Perkataan, perbuatan rendahmu,

s'mua dilihat-Nya.


Tuhan terus mengawasi hati s'tiap orang

kar'na jauh seb'lum m'reka diciptakan,

Dia t'lah memegang hati m'reka.

Dia tahu hati mereka,

jadi bagaimana bisa pikiran manusia lolos dari mata-Nya?

Bagaimana m'reka bisa lolos dari Roh-Nya yang menyala?


dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru"